ASN Cirebon Dilarang Pamer Kekayaan, Bupati Imron: Mari Hidup Sederhana

Bupati Cirebon, H. Imron (tengah), di dampingi Wakil Bupati cirebon, H. Agus (kiri).

“Kita sering melihat di media sosial, bukan hanya pejabat yang pamer, tapi juga keluarganya. Padahal gaji mereka berasal dari masyarakat. Sebagai pelayan publik, mereka harus hidup sederhana, baik di kantor maupun di lingkungan bermasyarakat,” tegasnya.

Imron menambahkan, menjaga kesederhanaan bukan sekadar citra, melainkan komitmen pelayanan publik. Ia menekankan bahwa masyarakat saat ini sangat sensitif terhadap perilaku pejabat, sehingga tindakan berlebihan berpotensi memicu ketidakpercayaan publik.

Selain pelarangan flexing, Bupati juga meminta agar penyelenggaraan kegiatan seremonial kedinasan diatur ulang. Semua acara pemerintah, kata dia, harus dilaksanakan secara sederhana, hemat, efektif, dan efisien.

“Anggaran pemerintah adalah uang rakyat. Karena itu, lebih baik difokuskan untuk pelayanan publik, infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat yang benar-benar mendesak,” tutur Imron.

Imron menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Cirebon untuk memahami dan melaksanakan ketentuan ini secara konsisten. Ia menegaskan, kebijakan tersebut bukan sekadar aturan administratif, melainkan panggilan moral demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. ***