Berita Kabupaten Cirebon

Bola Api Jatuh dari Langit Gegerkan Warga Cirebon, BPBD dan BMKG Lakukan Penelusuran

CIREBON, JAWA BARAT, (penacirebon.com). — Suara dentuman keras disertai cahaya terang mirip bola api yang melintas di langit Kabupaten Cirebon, Minggu malam (5/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, menggegerkan warga di sejumlah kecamatan. Fenomena misterius itu sempat direkam warga dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat kilatan cahaya menyerupai bola api jatuh dari langit, disusul dentuman keras yang terdengar hingga radius belasan kilometer. Warga di wilayah Kecamatan Lemahabang dan sekitarnya sontak panik, sebagian keluar rumah untuk mencari sumber suara yang mengejutkan tersebut.

“Kami sempat melihat cahaya terang di langit seperti meteor, lalu beberapa detik kemudian terdengar dentuman keras,” ungkap Roni (36), salah satu warga setempat.

Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Faozan, membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait dentuman tersebut. BPBD telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menelusuri sumber suara dan cahaya tersebut.

“Dari hasil pantauan BMKG, memang terdapat getaran yang terekam di seismograf, namun belum dapat dipastikan sumbernya. Yang jelas, bukan berasal dari aktivitas gempa bumi atau pergerakan lempeng,” jelas Faozan dalam keterangannya, Senin (6/10/2025).

Ia menambahkan, sejumlah saksi mengaku melihat benda terbang bercahaya yang menyerupai meteor atau roket sebelum dentuman terdengar.

Namun, hingga kini pihak berwenang belum bisa memastikan apakah fenomena tersebut berkaitan dengan jatuhnya benda antariksa atau aktivitas manusia.

“Menurut laporan saksi, terlihat seperti meteor atau roket sebelum suara keras itu terdengar. Kami masih menelusuri kemungkinan penyebab pastinya,” kata Faozan.

Tim BPBD bersama aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya bola api untuk memastikan ada atau tidaknya dampak kerusakan di permukiman warga. Hingga berita ini diterbitkan, belum ditemukan laporan adanya korban jiwa atau kerusakan material.

Fenomena ini menambah daftar panjang laporan dentuman misterius yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu hasil resmi penyelidikan. *(Sholeh/divi)

Exit mobile version