Berita Kabupaten Cirebon

Pembangunan Infrastruktur Dipercepat, Bupati Cirebon Targetkan Eksekusi Awal Tahun

CIREBON, (penacirebon.com) — Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan percepatan pembangunan infrastruktur dimulai pada awal tahun anggaran 2026. Seluruh proyek yang telah masuk dalam daftar lelang akan mulai dikerjakan pada Januari, sebagai langkah mempercepat realisasi pembangunan jalan, jembatan, dan sarana pendukung lainnya.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., saat memimpin Apel Hari Bhakti PU ke-80 yang berlangsung di UPT Perlengkapan dan Perbengkelan DPUTR, Rabu (3/12/2025).

Bupati Imron menegaskan, strategi lelang dini menjadi kunci percepatan pembangunan, sekaligus menghindari penumpukan pekerjaan pada akhir tahun anggaran.

“Dengan lelang yang dimulai sejak Desember, maka begitu memasuki Januari atau Februari, pekerjaan fisik sudah berjalan. Ini langkah penting agar pembangunan di tahun depan lebih cepat dan efektif,” tegas Imron.

Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur kini menjadi kebutuhan mendesak. Pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Cirebon memerlukan dukungan jaringan jalan yang layak, demi memperlancar arus distribusi barang dan aktivitas logistik perusahaan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, menyampaikan bahwa percepatan lelang merupakan bagian dari reformasi tata kelola penyerapan anggaran. Selama ini, penyerapan belanja modal cenderung menumpuk pada triwulan IV, pola yang dinilai tidak produktif bagi roda ekonomi masyarakat.

“Kebijakan percepatan belanja modal ini akan berdampak langsung terhadap geliat ekonomi. Mulai dari pembukaan lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan UMKM sekitar lokasi pelaksanaan proyek,” jelasnya.

Meski fiskal daerah pada 2026 diproyeksikan tertekan akibat penurunan dana transfer pusat, Pemkab Cirebon tetap menjadikan infrastruktur sebagai sektor prioritas. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) kembali menjadi perangkat daerah dengan alokasi belanja modal terbesar, yakni Rp200–Rp280 miliar.

“Ini bentuk komitmen kami. Walaupun OPD lain mengalami penyesuaian, anggaran DPUTR tetap kami maksimalkan untuk peningkatan kualitas jalan dan jembatan,” tambah Hendra.

Ia menegaskan, sebanyak 31 paket pekerjaan telah resmi masuk dalam proses lelang dini dan mulai tayang dalam pekan ini. Targetnya, pelaksanaan fisik dapat dimulai tepat pada 1 Januari 2026.

Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto, menambahkan bahwa kebijakan percepatan ini lahir dari evaluasi menyeluruh atas rendahnya serapan anggaran pada tahun berjalan.

Menurutnya, seluruh paket pekerjaan 2025 telah melalui proses lelang tepat waktu dan kini memasuki tahap penyelesaian di lapangan.

Ia menyebut, Pemkab Cirebon menargetkan seluruh ruas jalan kabupaten berada dalam kondisi mulus pada tahun 2028.

“Kami akui kondisi saat ini belum ideal. Masih banyak ruas jalan yang harus diperbaiki secara bertahap. Namun insyaallah, target jalan mulus 2028 akan tercapai,” kata Sunanto. **(Heru)

Exit mobile version