Pj Bupati Cirebon : Pimpin Apel Siaga Jelang Nataru 2024-2025
Ia juga mengimbau kepada pengendara dan wisatawan, agar mengikuti ketentuan dari pihak kepolisian maupun Dishub. Sehingga, lanjut dia, pergerakan lalu lintas di Kabupaten Cirebon pun lancar saat Nataru.
“Semoga tetap lancar, tetap terkendali dan juga khususnya pengguna roda dua, gunakan helm dan utamakan keselamatan,” pesan Wahyu.
Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah ST mengatakan, Dishub Kabupaten Cirebon telah memetakan titik rawan dan mengantisipasi agar tak terjadi kepadatan arus lalu lintas saat Nataru.
Ia menyebut, ada lima titik rawan di sepanjang ruas pantura Kabupaten Cirebon, yakni Pasar Tegalgubug, Arjawinangun, Pasar Minggu Palimanan, Pasar Weru, Pasar Mundu, dan Pasar Gebang.
“Titik rawan kemacetan itu ada di lima titik pasar tumpah. Antisipasinya, kita koordinasi dengan Satpol PP, karena itu kan akibat dari pedagang kaki lima. Kita akan tempatkan petugas,” kata Hilman.
Dishub Kabupaten Cirebon juga bakal menerjunkan 60 personel selama Nataru. Kemudian, Dishub Kabupaten Cirebon bersinergi dengan kepolisian untuk mengurai kepadatan.
“Rekayasa lalu lintas itu kewenangan kepolisian, kita sifatnya hanya mendukung,” tukasnya. ***
