Keberadaan Warung Remang-Remang Goa Macan Gempol Mengancam Generasi Z

Perwakilan Masyarakat Gempol, Ustadz Asep Romli, Keberadaan Warung Remang-remang Goa Macan Gempol Mengancam Generasi Z, Senin (24/6).

Goa Macan Gempol di Kabupaten Cirebon yang Sedang Viral

Penacirebon.com, KABUPATEN CIREBON – Keberadaan warung remang-remang Goa Macan di wilayah Desa Palimanan Barat Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon meresahkan pasalnya generasi z di wilayah tersebut bebas membeli miras dan pelayanan sex bebas.

Kini, kondisi sangat memperhatikan dengan kondisi tersebut, “maka kami sebagai perwakilan masyarakat setempat untuk ada upaya pencegahan dengan melaksankan audensi dengan Pemerintah kabupaten Cirebon agar ada solusi dan tindakan”. Tutur, Ustadz Asep Romli, Senin, (24/6).

BACA JUGA

Menurut Asep, sejarah gua Macan dari tahun 1970, berdiri warung kopi biasa tetapi ada oknum yang tidak bertanggung jawab, telah menjual miras lama kelamaan membuka jasa servis sex di sebut tempat portisusi kalau di sini dengan sebutan warung remang-remang karane pencahayaan minim, ujarnya.

Saat ini, warung remang-remang makin hari lambat tahun makin menjamur dan hampir mendekati pemukiman warga. Kondisi ini, sangat memperhatikan, nama desa kita terkenal di luar tidak baik karena terkenal bukan prestasi atau yang baik tetapi Gua Macan tempat esek-esek.

Kami meminta, kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon dan pihak terkait segera diadakan penertiban Warung remang-remang tersebut. Ujarnya.

Seraya di katakan, Asep mengaku miris melihat kondisi di desanya, banyak anak-anak muda dan orang tua yang masuk ke tempat tersebut.

“Saya selaku guru ngaji mendidik ahlak anak-anak, di sisi lain malah dicekoki dengan adanya pedang miras yang bebas dan warung tersebut, jadi anak-anak usia SMP pada minum miras,” jelasnya.

Masayarakat meminta kepada Pemda Kabupaten Cirebon, agar warung remang-remang atau tempat lokalisasi tersebut segera ditertibkan.

TONTON JUGA

“kami hanya satu, agar warung remang-remang dan lokalisasi itu cepat-cepat ditertibkan,” ujarnya.

Jika tidak ada tindak lanjut dari Pemerintah (Pemda) Kabupaten Cirebon, pihaknya bersama masyarakat akan melakukan aksi Demo.

“Kalau kedepan tidak ada tindakan dari pemerintah, kita akan adakan aksi yang lebih besar,” pungkasnya. (PC1)

Leave a Reply